Pemerintah Kembali Menyalurkan Bansos Di Tahun 2021, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

News —Senin, 22 Februari 2021 16:19 WIB
    Bagikan:  
Pemerintah Kembali Menyalurkan Bansos Di Tahun 2021, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya
Ilustrasi - Istimewa

POSKOTAJATIM

BST 2021 diberikan pemerintah selama empat bulan, mulai Januari hingga April 2021, dengan total uang bantuan mencapai Rp1,2 juta per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dengan Rp 300.000 ribu perbulan.

Ada beberapa Bansos yang digalankan pemerintah di antaranya bansos tunai (BST), bansos pangan (BSP) atau bantuan pangan non tunai (BPNT), program keluarga harapan (PKH), serta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

BSP/BPNT 2021 diberikan selama satu tahun, mulai Januari hingga Desember 2021, dengan total uang bantuan mencapai Rp2,4 juta per KPM. Dengan Rp 200.000 ribu perbulan selama satu tahun

BACA JUGA : Tahu dan Tempe Sama-Sama Bebahan Dasar Kedelai, Ini Perbedaan Kandungan Gizinya

[page-pagination]

PKH 2021 diberikan pemerintah selama satu tahun, dengan skema penyaluran dalam 4 tahap. Besaran uang bantuan PKH disesuaikan dengan kriteria penerima anggota keluarga KPM PKH, dan maksimal diberikan untuk 4 orang per KPM PKH.

Untuk KIP Kuliah 2021, penerima akan diberikan bantuan biaya studi kuliah sebesar Rp2,4 juta per semester, yang akan disalurkan langsung ke perguruan tinggi. Dengan biaya hidup Rp 700.000 perbula, sehingga persemestrer terima Rp 4,2 juta.

Untuk mendapatkan empat bansos 2021 tersebut, masyarakat harus terdaftar sebagai peserta KPM yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Persyaratan Peserta KPM DTKS

  1. Warga miskin/rentan miskin.
  2. Bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri.
  3. Untuk BST, pastikan Anda warga terdampak Covid-19 atau kehilangan mata pencaharian karena pemutusan hubungan kerja (PHK).

BACA JUGA : AS Monaco Kalahkan Paris Saint-Germain Dengan Skor 2-0, Dalam Liga Prancis

[page-pagination]

Cara Daftar Peserta KPM DTKS

Tidak ada pendaftaran secara online. Lakukan pendaftaran peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ke aparat pemerintah daerah setempat seperti RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa.

Setelah mendaftar di RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa, nantinya akan mendapat surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan.

Setelahnya, Anda membawa data pelengkap seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu.

Data yang telah dilengkapi, kemudian akan diproses oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), kantor kelurahan, dan kantor Walikota/Kabupaten, Khusus untuk BSP/BPNT, nantinya akan dibuatkan rekening bank, dan akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pengecekan kepesertaan KPM DTKS, bisa dilihat di laman https://dtks.kemensos.go.id/, atau melalui aplikasi SIKS-Dataku.

BACA JUGA : 

Editor: Tania
    Bagikan:  

Berita Terkait