Kasus Dana Hibah Prov Jatim, KPK Akan Panggil Khofifah, Dalam Penganggaran Pasti Dilibatkan

Kamis, 29 Desember 2022 10:56 WIB

Share
Tangkap layar Kominfo
Tangkap layar Kominfo

POSKOTA JATIM-  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agendakan pemanggilan untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak dalam kasus dugaan suap pengelolaan dana hibah Pemprov Jawa Timur (Jatim).

Alex mengatakan, pemanggilan terhadap Khofifah dan Emil dilakukan penyidik dalam rangka pengembangan kasus, setelah tim penyidik menemukan indikasi pidana lain usai menggeledah ruang kerja mereka, pada Rabu, 21 Desember 2022

"Tentu yang mengetahui kebutuhan dipanggilnya saksi itu kan penyidik, termasuk kenapa harus dilakukan (penggeledahan di ruang gubernur, wakil gubernur yang mengetahui kan penyidik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam keterangannya, dikutip dari Tribune, Rabu (28/12/2022).

 

 

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan akan mencermati proses negosiasi antara legislator DPRD Jawa Timur (Jatim) dengan jajaran eksekutif di Pemerintah Provinsi Jatim, dalam proses pencairan dana hibah Rp 7,8 triliun. 

Hal ini dilakukan oleh KPK setelah operasi tangkap tangan yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak.

"Apakah dalam proses perencanaan itu ada negosiasi dan lain sebagainya, itu yang perlu dicermati," kata Wakil Ketua Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (27/12).

 

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler