Dugaan Korupsi Dana Hibah, LSM LIRA Minta KPK Tangkap Gubernur Jawa Timur CS

Kamis, 29 Desember 2022 19:03 WIB

Share

POSKOTA JATIM- Puluhan aktivis dan pegiat anti korupsi dari LSM LIRA (lumbung informasi rakyat) se-Jawa Timur menggelar demonstrasi mendukung komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah jawa timur. Termasuk memeriksa gubernur jawa timur Kofifah Indar Parawansah, dan wakil gubernur jawa timur Emil Dardak.  

Hal ini disampaikan oleh Ayik Suhaya (wakil gubernur DPW LSM LIRA jawa timur), merespon dugaan korupsi dana hibah pemprov jatim yang menjerat STPS (wakil dprd jawa timur) dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK.
 
Dalam orasinya, pria asal pasuruan itu menduga banyak oknum anggota dewan, dan pejabat tertinggi dilingkungan pemprov jatim yang terlibat dalam dugaan korupsi bancakan dana hibah tersebut. 

***Baca juga

 

“Omong kosong jika Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda Provinsi tidak tahu atau tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi bancaan dana hibah senilai 7.8 Trilyun tersebut,"  kata Ayik Suhaya dalam orasinya di depan kantor pemerintah provinsi jawa timur, kamis 29 desember 2022.

Ayik Suhaya menjelaskan, dalam proses penganggaran pasti melibatkan pihak eksekutif dan legislatif. Hal ini termasuk penganggaran dana hibah provinsi Jatim yang diduga dijadikan bancakan olehSTPS.

Senada, Mahmudi Ibnu Khatip (Sekretaris wilayah DPW LSM LIRA JATIM) mengklaim pihaknya mempunyai data-data yang kuat dan vvalid terkait keterlibatan Gubernur Nawa Timur CS.

“LSM LIRA bergerak tidak serampangan, kami hari ini menyampaikan aspirasi dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," papar dia dengan wajah berapi-api dihadapan puluhan kader LSM LIRA se-Jatim.

Pria asal kabupaten bangkalan itu juga berujar, jika pihaknya telah menyerahkan semua data yang dimilikinya kepada Lembaga anti rasuah (KPK).

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler