Terkait Suap Waket DPRD Jatim, GNPK Jatim Pertanyakan Mekanisme dan Transparansi Dana Hibah

Sabtu, 17 Desember 2022 12:46 WIB

Share

POSKOTA JATIM- Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua P Simandjuntak ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tertangkap tangan (OTT) menerima uang suap untuk pengurusan alokasi dana hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur.

Terkait penangkapan Sahat oleh KPK, Ketua Dewan Pengurus Pusat Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jatim, Rizky Putra Yudhapradana menyikapinya dengan dua hal.

"Pertama bagaimana dengan sikap Pemprov Jatim mengenai penangkapan (Sahat) tersebut, karena dana hibah tersebut berasal dari Pemprov Jatim." kata Pria yang sering dipanggil Putra ini.

***Pilihan editor

 

Kedua, Putra menanyakan terkait mekanisme yakni mulai dari permohonan hingga proses pencairannya, sebab bila mekanismenya benar semestinya peristiwa suap tersebut  tidak akan terjadi.

"Sebetulnya ini siapa yang berhak, sehingga kog bisa ada uang suap pengurusan yang dilakukan  anggota dewan?" tanya Putra, Jumat 17 Desember 2022.

Lantas Putra melanjutkan, bahwa semestinya  Gubernur bisa menjelaskan dengan transparan  dana hibah tersebut kepada masyarakat.

 

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler