Wakil Ketua DPRD Jatim Beserta 3 Orang Ditahan KPK Terkait Dana Hibah

Jumat, 16 Desember 2022 09:20 WIB

Share

POSKOTA JATIM- Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua P Simandjuntak, terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi saat menerima uang suap untuk pengurusan alokasi dana hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur tahun 2023.

Terungkap pula bahwa  praktek jual beli alokasi dana hibah itu diduga sudah berjalan sejak dua tahun lalu, hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Johanis Tanak,.

Johanis Tanak mengumumkan penetapan Sahat dan tiga orang lainnya sebagai tersangka pada Kamis tengah malam, 15 Desember 2022. Keempatnya pun langsung ditahan oleh KPK. 

****Pilihan editor

 

"Tim penyidik menahan para tersangka untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 15 Desember 2022 sampai dengan 3 Januari 2023," ujar Johanis dalam konferensi pers di Gedung KPK. 

Selain Sahat Tua P Simanjuntak, tiga tersangka lainnya adalah
1. Staf Ahli Sahat bernama Rusdi
2. Kepala Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, sekaligus Koordinator Kelompok Masyarakat (Pokmas) Abdul Hamidid dan 3. Koordinator lapangan Pokmas, Ilham Wahyudi alias Eeng. 

Dalam kasus ini, KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk Rupiah, Dolar Singapura dan Dolar Amerika. 

"Jumlahnya Rp 1 miliar," kata Johanis. 

Terkait bagi-bagi duit tersebut, Sahat dan Abdul Hamid sudah sepakat untuk menyerahkan uang muka pengurusan dana hibah senilai Rp 2 miliar., namun baru terealisasi sebesar Rp 1 miliar. Abdul Hamid berjanji akan memberikan sisanya pada hari ini, Jumat, 16 Desember 2022.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler