Jokowi Berbincang Langsung Dengan Korban Tragedi Kajuruhan Untuk Mengungkap Peristiwa Yang Sebenarnya

Kamis, 6 Oktober 2022 12:55 WIB

Share
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan kepada media usai mengunjungi para korban peristiwa Kajuruhan di lobi luar RSAA Kota Malang (Foto/Dok: Hermin Poskota Jatim)
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan kepada media usai mengunjungi para korban peristiwa Kajuruhan di lobi luar RSAA Kota Malang (Foto/Dok: Hermin Poskota Jatim)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Presiden RI Joko Widodo melakukan serangkaian kegiatan di Malang terkait tragedi Stadion Kanjuruhan. Dalam agenda pertamanya di RSAA kota Malang, Presiden mengunjungi dan berbincang langsung dengan para korban yang masih di rawat di RS tersebut terkait  awal mula peristiwa yang mereka alami.

"Saya datang untuk menjeguk para korban tragedi di Kajuruhan Malang dan memastikan bahwa yang dirawat di RS ini mendapat pelayanan yang paling baik, tadi saya juga berbincang dengan korban untuk mengetahui kurang lebih situasi yang terjadi pada saat itu, saya benar-benar ingin tahu penyebab kasus ini, hingga kedepan kita bisa mengungkap fakta dan membuat tim pencari fakta idepeden yang diketuai oleh menkopolhukam. Kepada korban yang masih dirawat, saya sampaikan agar mereka tidak perlu kuatir untuk seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh pemerintah, juga memberikan semangat pada mereka supaya cepat sembuh dan bisa segera beraktifitas kembali," jelas Jokowi pada media, usai menyambangi para korban tragedi Stadion Kanjuruhan, pada Selasa (5/10)

Nanti juga ada pemberian santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, Presiden tahu ini itu tidak akan menggurangi duka, namun untuk membantu mereka pemberian santunan pertama juga telah diberikan oleh pemerintah, tidak langsung oleh pemerintah pusat namun melalui pemerintah provinsi dan Kota/Kab Malang.

Kemudian terkait dibentuknya tim pencari fakta independen adalah karena kita ingin mengusut tuntas kasus tersebut berdasarkan bukti hingga yang salah harus diberikan sangsi dan yang melakukan tindak pidana juga harus dipidanakan. Tetapi yang paling penting adalah melakukan pemantauan ulang kondisi stadion di Indonesia yang dipergunakan untuk laga sepakbola.

Presiden telah memperintahkan menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga liga 1, 2 atau 3 semuanya apakah gerbangnya sesuai dengan standar cukup lebar atau sesuai standar, manejemen pertandingan, lapangan, pengelolaan stadion semuanya kita audit total, saya tidak ingin peristiwa  Kanjuruhan ini terjadi lagi dikemudian hari.

"Pada Senin malam kemarin saya sampaikan pada manajemen Fifa, kalau diperlukan Fifa bisa membantu langsung memperbaiki sepakbola di Indonesia.
Tim pencari fakta indepeden yang bekerja untuk mengungkap peristiwa ini kemarin dari Menkopolhukam dia minta waktu satu bulan dan saya meminta secepat-cepatnya mereka bisa segera menyelesaikan pekerjaanya hingga peristiwa juga kasus hukumnya cepat terungkap dan diselesaikan," pungkasnya

Dalam rangkaian kegiatan di Malang setelah mengunjungi korban di RSAA Kota Malang, Presiden juga akan mengunjungi keluarga korban meninggal dunia untuk memberikan santunan dan datang langsung ke Stadion Kajuruhan untuk melihat kondisi lapangan yang ada disana.
(Hermin)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar