Arema FC Bertanggungjawab atas Penanganan Korban Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 06:53 WIB

Share
Korban meninggal sebelum dievakuasi/IST
Korban meninggal sebelum dievakuasi/IST

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Manajemen Arema FC sudah membuat pernyataan terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. Berikut pernyataan dari klub berjulukan Singo Edan.

"Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka," ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, di situs resmi klub.

"Manajemen juga akan membentuk crisis center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit," tambah Haris.

"Kepada keluarga korban, manajemen Arema FC memohon maaf sebesar-besarnya serta siap memberikan santunan. Manajemen siap menerima saran masukan dalam penanganan pascamusibah agar banyak yang diselamatkan," pungkas Abdul Haris.

Seperti diketahui kekalahan Arema atas Persebaya membuat suporter kecewa, marah dan masuk lapangan pertandingan. Suporter diketahui mengejar para pemain Arema dan sebagian membakar kursi penonton.

Petugas gabungan berusaha menahan tindakan anarkis, karena kuwalahan polisi melepas gas air mata yang menyebabkan penonton panik dan berdesakan keluar dari sekitar 12 pintu stadion.

Karena berdesakan itulah timbul korban terinjak-injak sebanyak 127 orang meninggal dan ratusan luka dengan lukan trauma.**

Reporter: Admin Jatim
Editor: Srumekso
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar