Selain Rusia, Hanya Negara Ini yang Mampu Tenggelamkan Kapal Induk Nuklir AS

Kamis, 22 September 2022 15:11 WIB

Share
Selain Rusia, Hanya Negara Ini yang Mampu Tenggelamkan Kapal Induk Nuklir AS
Kapal induk selalu dikawal kapal penghancur lainnya dan kapal selam selain skadron udara yang dibawanya./IST

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Bumi adalah planet dengan wilayah yang luas. Di tanah bumi yang dapat bertahan hidup, ada lebih dari 200 negara, besar dan kecil, yang dibentuk oleh manusia.

Antar negara pasti akan terjadi kontak dan pertukaran, serta konflik kepentingan. Perang yang dihasilkan tidak berhenti selama ribuan tahun.

Perang pertama ditanggung oleh semua orang dari setiap suku. Kemudian, dengan peningkatan peradaban manusia, kelompok-kelompok dengan tanggung jawab yang berbeda lahir, dan perang dilakukan oleh pasukan yang terdiri dari tentara.

Pertempuran antar tentara pasti tidak mungkin dilakukan dengan tangan kosong, dan pentingnya senjata menjadi semakin jelas seiring berjalannya waktu. Senjata yang baik tidak hanya memungkinkan tentara untuk menyelesaikan perang dengan kecepatan tercepat dan efisiensi maksimum dalam perang, tetapi juga mengurangi korban dan pengorbanan tentara. Penggunaan senjata juga telah berevolusi dari senjata dingin menjadi senjata panas.

Dibandingkan dengan senjata dingin, tingkat kematian senjata panas ratusan ribu kali lebih tinggi. Setelah kelahiran senjata panas, jumlah tentara yang tewas di medan perang juga meningkat secara eksponensial.

Namun, senjata termal bukanlah akhir dari rantai evolusi senjata. Pada abad terakhir, konflik antara dua perang dunia meningkatkan penggunaan senjata lagi, dan senjata nuklir lahir. Daya mematikan senjata nuklir adalah terobosan besar lainnya dibandingkan dengan senjata termal biasa.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II, Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan, dan dunia memasuki suasana yang umumnya damai.

Karena senjata nuklir terlalu mematikan dan memiliki gejala sisa yang mengerikan, kapal induk dengan tingkat kematian yang sangat besar tetapi tidak ada gejala sisa radiasi menjadi fokus penelitian di berbagai negara. Negara adidaya Amerika Serikat saat ini memiliki jumlah kapal induk terbesar, dengan 11 dalam pelayanan, dan kekuatan serta pertahanan kapal induk mereka adalah yang tertinggi di dunia.

Kapal induk, yang dikenal sebagai penguasa laut, tidak hanya berukuran besar, tetapi juga kaya akan metode pertempuran. Faktanya, kapal induk itu sendiri tidak memiliki kemampuan tempur, hanya berfungsi sebagai kapal induk di lautan, platform seluler.

Membawa pesawat berbasis kapal induk, pasukan, dan berbagai jenis amunisi untuk melakukan tugas, memungkinkan pesawat berbasis kapal induk beroperasi secara bebas di atas lautan. Meski kapal induk berbasis kapal induk kuat, namun yang membuat kapal induk ditakuti semua negara adalah armada pengawal di sekitarnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar