Rahmat Muhajirin Sebut Pemilu Adalah Kesempatan Untuk Memperbaiki Pemerintahan

Kamis, 22 September 2022 10:49 WIB

Share
Rahmat Muhajirin Sebut Pemilu Adalah Kesempatan Untuk Memperbaiki Pemerintahan

POSKOTA JATIM- Bahwa kondisi demokrasi saat ini  sedang memburuk, hal ini terungkap saat saat acara 'Pelatihan dan Pendidikan Pemilih Pemilu Serentak Tahun 2024'  yang dilaksanakan di Hotel Grand Simpang Surabaya, Rabu, 21 September 2022, pagi,

"Ternyata (demokrasi buruk) terjadi di seluruh dunia,   itu semacam penurunan politik demokrasi." kata Andan Maghribbi dari LSM Sindikasi Pemilu dan Demokrasi.

Lebih mengejutkan lagi, Adnan menyebutkan  bahwa sekira 70 persen  populasi di dunia saat ini sedang berada dalam rezim yang kurang demokratis.

****Pilihan editor

"Angka ini meningkat tajam dalam kurun 10 tahun, dimulai dari tahun 2011 yakni 49 Persen, di tahun 2021 menjadi 70 persen." terang Andan.

Meskipun demikian, Adnan menjelaskan bahwa diantara sistem sistem pemerintahan yang ada seperti otoriter, demokrasi, monarkhi, teknokrasi dan lainnya, bahwa sistem demokrasi lah yang terbaik.

"Demokrasi saat ini dipercaya sebagai cara untuk mencapai kesejahteraan." tegasnya.

Sementara itu, Rahmat Muhajirin yang pada kesempatan itu sebagai narasumber, dalam sambutannya menekankan bahwa pemilu lima tahunan ini harus dipertahankan eksistensinya.

"Pemilu ini wajib dilaksanakan, karena hal ini tercantum dalam undang-undang dasar 1945,  disamping itu sebagai ketetapan bahwa negara kita adalah negara demokrasi." kata Rahmat Muhajirin, anggota DPR RI Komisi  II dari Fraksi Partai Gerindra, Dapil Surabaya Sidoarjo.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar