Warga Gosari Gresik Temukan Situs Pembakaran Tembikar

Rabu, 21 September 2022 23:49 WIB

Share
Warga Gosari Gresik Temukan Situs Pembakaran Tembikar
Warga tengah membersihkan areal lahan, yang diduga situs industri tembikar. (Foto: Istimewa)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Warga Desa Gosari Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik, secara tidak sengaja menemukan situs purbakala yang diduga peninggalan Kerajaan Majapahit.

Penemuan tidak terduga itu, bermula ketika warga melakukan bersih-bersih lahan kosong yang akan digunakan untuk parkir kendaraan pengunjung Wisata Alam Gosari (Wagos), Selasa kemarin.

Situs yang ditemukan warga itu, berupa  sejenis bebatuan merah yang dijejer dengan ukuran sekitar 3 x 1 meter.  Diduga kuat, prasarana itu adalah tempat pembakaran tembikar.

Zainal Abidin, warga setempat mengatakan temuan ini akan mengungkap dan memberikan fakta sejarah jika Gosari dulunya merupakan tempat industri tembikar yang termasyhur.

"Awalnya kami ingin membersihkan lahan ini untuk parkir wisata, dan ketemu bangunan sepertinya tempat pembakaran tembikar," katanya, Rabu (21/9).

Selain menemukan bekas tempat pembakaran tembikar, di lokasi yang sama warga juga menemukan bekas pecahan tembikar, serta bebatuan sejenis gerabah atau guci.

"Agar lokasi dan barang temuan itu tidak rusak, warga sepakat menghentikan pembersihan lokasi tersebut. Bahkan di areal tersebut, kini diberi garis pembatas. Kami juga sudah melapor ke pemerintah desa serta pengelola wisata," kata Zainal.

Ketua Pengelola Wagos, Misbakhud Dawam menambahkan, temuan ini menambah pengetahuan dan bukti sejarah jika di area Wisata Wagos, dahulunya merupakan tempat bersejarah.

Pada 2020," kata Dawam, Kemendikbudristek RI menetapkan Situs Gosar sebagai cagar budaya di antaranya, sendang lanang, sendang bidadari, prasasti butulan dan tungku pembakaran tembikar.

Atas temuan ini, Dawam sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik serta Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPJB).

"Kepastian bentuk apa baik dinding tembok pabrik, tempat gerabah, kami menunggu eksvakasi oleh tim ahli. Kita tunggu respon pemerintah saja dalam hal ini BPCB dan Arkenas," ujarnya.

Sebelumnya, kata Dawam ,warga setempat sudah tiga kali pernah menemukan barang kuno, di antaranya  berupa guci berisi uang kuno.

"Dan, di area ini memang banyak ditemui pecahan gerabah," kata Dawam. (san)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar