Polres Ponorogo Gandeng Dinsos P3A, Tangani Kasus Penganiayaan Santri Gontor Karena Libatkan Anak di Bawah Umur

Sabtu, 10 September 2022 18:02 WIB

Share
Pimpinan PMDG Ponorogo, Kiai Amal dan Kiai Akrim, beserta rombongan saat di makam santri gontor AM di Palembang, Jumat (9/9/2022). foto isntagram @pondok.modern.gontor
Pimpinan PMDG Ponorogo, Kiai Amal dan Kiai Akrim, beserta rombongan saat di makam santri gontor AM di Palembang, Jumat (9/9/2022). foto isntagram @pondok.modern.gontor

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Polres Ponorogo sudah mengantongi identitas terduga pelaku penganiayaan hingga tewasnya santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Jawatimur yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sementara pihak kepolisian Ponorogo akan melibatkan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOS P3A) dalam penanganan kasus itu.

Hal ini, mengingat kasus penganiayaan hingga meninggal itu melibatkan seorang remaja di bawah umur, sehingga pendampingan hukum terhadap pelaku.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo menjelaskan perlu melibatkan instansi terkait sehubungan dengan terduga salah satu pelaku dalam kasus itu berstatus masih di bawah umur.

Menurut AKBP Catur bahwa instansi itu adalah Dinsos dan P3A yang nantinya melakukan pendampingan pskologi terhadap korban penganiayaan itu.

Dalam kasus ini, jumlah terduga pelaku penganiayaan berjumlah dua orang. "Maka petugas yang dilibatkan untuk memberikan bantuan trauma healing, kepada pelaku," ujar Kapolres Catur.

Memasuki hari ke-5 terjadinya kasus penganiayaan itu, sejumlah saksi atas kematian AM kembali bertambah 5 orang.

Sehingga dalam kasus ini petugas Polres Ponorogo akan memanggil sebanyak 25 saksi.

Ke-5 saksi itu berasal dari tim Biddokes Polda Sumatera Selatan sebanyak 2 orang, dari tenaga kesehatan rumah sakit sebanyak 1 orang, kemudian 2 ustadz PMDG sebanyak 2 orang.

Kunjungi Gontor
Terkait adanya kasus kematian santri itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Ponorogo, Mohammad Nurul Huda mengunjungi PMDG di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar