Harga BBM Naik Kemiskinan Meningkat, LIRA Surabaya Minta Eri Cahyadi Rp10,6 T

Rabu, 7 September 2022 13:41 WIB

Share
Indra Pramana SH MH,
Indra Pramana SH MH,

POSKOTA JATIM- Walikota LSM Lumbung informasi rakyat (LIRA) Kota Surabaya Indra Pramana,SH. MH. menolak keras kenaikan harga bbm bersubsidi. Pasalnya kondisi perekonomian warga kota Surabaya masih belum pulih akibat pandemi covid-19. 

Menurutnya, kenaikan harga BBM bersubsidi secara otomatis akan mendongkrak tingkat kemiskinan di Kota Surabaya.

“Angka kemiskinan di Kota Surabaya pada 2021 meningkat menjadi 5,23 persen atau 152.489 jiwa penduduk miskin di Kota Pahlawan," kata Indra kepada media pada selasa 6 september 2022 di Surabaya.

****Pilihan editor

Masih kata Indra, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021, angka tersebut naik dibandingkan tahun 2020 yang hanya 5,02 persen.

“Maka bisa kita prediksi kenaikan warga miskin kota Surabaya pasti melesat setelah kenaikan harga bbm bersubsidi," papar indra yang juga sebagai sekretaris LBH LIRA Jawa Timur.

Kemudian Indra meminta kepada walikota Eri Cahyadi agar fokus melindungi warga miskin kota Surabaya agar tidak terjerambab lebih dalam di jurang kemiskinan.

“Perlu intervensi dan kebijakan khusus untuk melindungi mereka," tegas Indra.

*****Pilihan editor

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler