Dramatis Penculikan di Sumenep! Gara-gara Kerja Sama Bisnis Merugi Mitra Naik Pitam Menganiaya dan Menculik

Senin, 5 September 2022 16:54 WIB

Share
Pihak Polres Sumenep langsung menggelar perkara kasus penculikan dan penganiayaan di Polres Sumenep, Senin (5/9/2022) foto: polres sumenep
Pihak Polres Sumenep langsung menggelar perkara kasus penculikan dan penganiayaan di Polres Sumenep, Senin (5/9/2022) foto: polres sumenep

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Motif kasus penculikan yang terjadi di Sumenep, Madura akhir berhasil dibongkar oleh pihak kepolisian Sumenep, Minggu (4/9/2022).

Diketahui korban penculikan adalah seorang warga di Sumenep berinisial S (43), yang dianiaya hingga di bawa lari nai mobil oleh sejumlah pelaku sebanyak  6 orang.

Polisi berhasil menghadap pelaku penculikan yang membawa tiga mobil dan berhasil mengamankan enam orang, Minggu (4/9/2022) pukul 19.00 WIB.

Enam tersangka di tangkap di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Sedangkan korban diketahui berinisial S, warga Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Dari hasil pemeriksaan sementara aksi penculikan itu dilatarbelakangi kerja sama bisnis tambak udang, namun dalam perjalannya bisnisnya merugi.

Dari hasil penghadangan itu, polisi kemudian menamankan 6 orang pelaku masing-masing adalah SE (46), MH (35), HL (25), MR (38), SY (24) dan MH (50) semuanya warga Bangkalan.

Kapolres Sumenep AKBP, Edo Satya Kentrik menjelaskan jika korban dalam kasus itu, sempat diculik kemudian di sekap di dalam mobil.

Setelah dilakukan penyekapan di dalam mobil, kemudian korban S oleh pelaku di bawa pergi, namun polisi tidak menjelaskan korban hendak di bawa pergi kemana.

Keenam pelaku itu kini diamankan oleh Polres Sumenep. "Benar, pelaku saat ini sudah diamankan di Satreskrim Polres Sumenep," ujar Edo seperti dilansir kompas.com di Polres Sumenep, Senin (5/9/2022).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar