Jalan Naik Turun Mobil Harus Prima, Kalau Enggak, Bisa Celaka Seperti Pikap Mengangkut Jagung di Slahung Ponorogo ini

Jumat, 2 September 2022 18:44 WIB

Share
Petugas dan warga memeriksa mobil pikap pengangkut jagung terguling akibat rem blong di Slahung, Ponorogo, Jumat (2/9/2022). foto humas polres ponorogo
Petugas dan warga memeriksa mobil pikap pengangkut jagung terguling akibat rem blong di Slahung, Ponorogo, Jumat (2/9/2022). foto humas polres ponorogo

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Bagi warga yang nekat naik di bak belakang mobil pikap perlu mempertimbangkan lagi untuk tidak diulangi.

Selain itu sebenarnya dilarang namun, masih banyak warga yang nekat naik di bak terbuka mobil pikap, apalagi dijalur jalan naik turun seperti di daerah Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Sebuah mobil pikap terguling di Desa Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (2/9/2022), tidak ada korban jiwa namun 3 orang penumpang babak belur.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB, menimpa kendaraan bermuatan jagung 1 ton dengan 5 orang penumpang.

Menurut informasi yang diperoleh mobil bermuatan jagung itu melaju dari Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun hendak menuju ke arah Pasar Legi, Kota Ponorogo yang berjarak sekitar 20 km.

Kendaraan pikap AE 8965 SK dikemudikan Jaiman (57) warga Baosan Lor bernumpang sebanyak 6 orang.

Dua orang penumpang di depan bersama pengemudi dan 3 orang penumpang berada di bak belakang bersama tumpukan jagung.

Seperti kita ketahui rute yang ditempuh mobil pikap yang bermatan jagung itu melewati rute yang cukup menantang.

Dengan jalan naik turun dan di antara jurang yang yang curam, jika kendaraan tidak prima bisa berbahaya.

Seperti yang dialami mobil pikap ini sesampai kawasan Desa Slahung saat jalanan menurun, ternyata mobil pikap ini mengalami rem blong.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar