Polres Malang Sita Miras Yang Diduga Menjadi Penyebab Dua Warga Wonosari Tewas

Rabu, 10 Agustus 2022 22:43 WIB

Share
Petugas dari Polres dan Polsek Wonosari saat melakukan olah TKP dirumah korban DS yang juga menjadi lokasi pesta miras (Foto/Dok: Humas Polres Malang)
Petugas dari Polres dan Polsek Wonosari saat melakukan olah TKP dirumah korban DS yang juga menjadi lokasi pesta miras (Foto/Dok: Humas Polres Malang)

JATIM.POSKOTA.JATIM - Kasus kematian dua warga Wonosari yang diduga akibat Miras Oplosan tanpa merk yakni AJ (30) warga Patuksari RT 01 RW 02, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari dan DS (31) warga Patuksari RT 08 RW 01, Desa Plaosan Kecamatan Wonosari segera dilakukukan penyelidikan oleh Polres Malang.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat SH SIK MH melalui Kapolsek Wonosari, AKP Anwari Sidik dan Anggota jajaran Polsek Wonosari melakukan penyitaan miras tanpa merk di salah satu toko di kawasan Ngajum Kabupaten Malang untuk melakukan penyelidikan dan antisipasi agar tidak timbul korban lagi.

"Kami dari Polres Malang bersama Polsek Wonosari segera menyelidiki dan mengamankan 5 botol minuman keras tanpa merk di Ngajum yang membuat 2 orang tewas hingga menyebabkan keresahan pada warga, juga untuk menghindari jatuhnya korban lainnya," jelas Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat kepada media.

Penyelidikan pihak kepolisian bermula adanya informasi warga meninggal diduga akibat Miras berinisial AJ, pada Selasa 9 Agustus 2022 sekitar pukul 07.00 WIB, setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Ramdhani Husada, pukul 10.00 WIB jenazah telah dimakamkan di Makam Umum Dusun Patuksari Plaosan.

Sedangkan korban lain yaitu DS yang juga mengalami sesak pada bagian dada dan tidak sadarkan diri serta di rawat RS Wava Husada nyawanya juga tidak dapat tertolong.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi diketahuilah jika pada Minggu (7/8/2022) pukul 20.00 WIB, korban membeli Miras di toko milik EP yang berada di Dusun Talunsono RT03 / RW05 Desa Ngajum Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Pesta Miras kemudian digelar dari pukul 20.30 WIB sampai hampir tengah malam atau pukul 23.30 WIB, yang diikuti oleh korban AJ, SS dan dua pemuda atau saksi dirumah DS.

Mereka mengkonsumsi 3 botol Miras pada saat itu dan setelah pesta miras selesai, DS tidur di teras rumah sementara korban AJ serta saksi lain kembali ke rumah masing-masing.

Pada Senin (8/8/2022) sore, korban AJ mengeluh sakit di sekitar dada dan keluarga sempat membawanya ke Puskesmas Wonosari hingga dirujuk ke RS Ramdhani Husada, korban meninggal pagi tadi dan sudah dimakamkan, pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan menandatangani surat pernyataan tidak melanjutkan penyelidikan, namun demikian pihak kepolisian tetap telusuri dan amankan minuman keras agar tidak ada kejadian lagi.

"Guna penyelidikan petugas menyita  2 botol kosong ukuran 400 ml bekas tempat minuman keras dan 1 botol minuman keras ukuran 400 ml yang berisi cairan warna kuning bening berisi setengah botol (sisa lebih kurang 200 ml) di toko milik EP selain itu 5 botol minuman keras tanpa merk juga ikut diamankan," pungkas AKBP Ferli (Hermin)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler