Viral Difabel Surabaya Kesulitan Cari Kerja, Ketua KND-RI Angkat Bicara

Kamis, 4 Agustus 2022 18:41 WIB

Share
Viral Difabel Surabaya Kesulitan Cari Kerja, Ketua KND-RI Angkat Bicara

POSKOTA JATIM- Setelah media online di Jawa Timur (termasuk Poskota Jatim) memuat keluhan para difabel kota Surabaya sulit untuk mendapatkan pekerjaan dan subsidi rumah murah (Rusun) akhirnya membuat Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND-RI) angkat bicara menanggapi persoalan tersebut. 

Ketua Komisi Nasional Disabilitas Republic Indonesia (KND-RI) DR. Dante Rigmalia,M.Si. merasa prihatin mendengar pemberitaan yang sedang ramai dibicarakan di lini media online di Jawa Timur tersebut.

Menurutnya, hak bekerja bagi penyandang disabilitas dijamin oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. 

****Pilihan editor


Lebih lanjut Dante Rigmalia menjelaskan, Pasal 53 UU Nomor 8 menegaskan bahwa Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2% (dua persen) Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. 

Kemudian di sektor lain, Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% (satu persen) Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja, jelas Dante Rigmalia menambahkan.

“Regulasi yang ada seharusnya dapat mendorong upaya pemenuhan hak bekerja bagi penyandang disabilitas. Upaya ini perlu  diimplementasikan oleh semua pemangku kebijakan," harapnya.

Lantas perempuan yang akrab disapa Dante itu menerangkan, perlu adanya “good will” dari pemangku kebijakan untuk mengimplementasikannya seperti, membuka lapangan kerja serta memberikan akses yang luas bagi penyadang disabilitas.

Jika diperlukan keterampilan tertentu untuk dapat bekerja maka penyadang disabilitas diberi pendidikan dan pelatihan skill yang diperlukan disertai dengan pemagangan dan penempatannya.

Sebagai Komisioner KND-RI, pihaknya akan berkomitmen mengajak berbagai pihak untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar