Yuk Intip Ruang Terapi Metafakta Mas Bechi, DPO Dugaan Pencabulan, Penuh Warna

Jumat, 8 Juli 2022 23:59 WIB

Share

POSKOTA JATIM- Setelah menunggu 3 tahun, akhirnya Moch Subchi Azal Tsnai (MSAT), alias Mas Bechi yang menjadi DPO atas kasus dugaan pencabulan atas 3 korban santriwati yang mondok di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur, telah tertangkap.

Kini  Mas Bechi (42), putra kiai kondang di Jombang telah ditahan di Rutan Medaeng, Sidoarjo sejak, Jumat (8/7/2022) dini hari, dan dipastikan tidak diperlakukan spesial di rutan.

“Tersangka kami terima tadi subuh sekitar jam 02.00. Setelah dilakukan penyerahan, kami tempatkan di kamar isolasi mengingat masih dalam masa pandemi,” kata Kepala Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng Wahyu Hendrajati, Jumat (8/7)

**Pilihan editor

Wahyu mengatakan MSAT sementara menjalani masa isolasakan ditempatkan satu sel yang sama dengan tahanan kriminal lainnya.

Kasus pencabulan itu diduga terjadi sejak tahun 2017 lalu, yakni saat Mas Bechi merekrut relawan tenaga kesehatan, untuk klinik Ponpes.

Namun dalam pelaksanaannya relawan tersebut harus melalui beberapa tahapan, seperti harus menjalani prosesi ritual2. Spt misalnya mandi kemben yg dialami oleh beberapa saksi, demikian disampaikan oleh Ana dari WCC Jombang, saat diwawancara IDNTimes yang diunggah di @ashdaqwijaya, Februari 16.

Namun dalam perjalanan ada ritual khusus yakni transfer ilmu Metafakta, yang mengharuskan korban melepas pakaiannya alias bugil-gil, seperti  pengakuan salah satu korban saat diwawancara oleh CNN Indonesia:

Metafakta itu katanya tidak bisa dijelaskan menggunakan akal. Jadi saya harus melepas pakaian. Dan melepas pakaian itu kan tidak bisa dilogika, di luar nalar.

"Saya nggak mau, saya tetap jawab tidak mau!  Namun dia memaksa... Masih menggunakan alasan yang sama, "kalau kamu tidak mau, berarti kamu masih menggunakan akal, kamu belum menjiwai itu Metafakta,"  ujar korban.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler