Hadiri Pesta Pernikahan Penista Agama, Ketua BK Gresik Dicopot

Kamis, 23 Juni 2022 09:46 WIB

Share
Hadiri Pesta Pernikahan Penista Agama, Ketua BK Gresik Dicopot
M Nasir, baju biru (Foto: Istimewa)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Muhammad Nasir, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik, akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Gresik, karena menghadiri acara pernikahan manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng, Gresik,  Minggu (5/6).

Koordinator BK Mujid Ridwan menyampaikan, pemberhentian sementara Nasir diputuskan hasil rapat BK beberapa waktu yang lalu. Posisi Nasir diisi Jamiatul Mukaromah, dari Fraksi PKB, yang selama ini menjabat Wakil Ketua BK.

"Tinggal menunggu surat ditanda tangani Ketua DPRD, karena dari hasil rapat BK Pak Muhammad Nasir resmi sebagai teradu, berkaitan dengan viralnya video ritual pernikahan manusia dengan kambing," ungkap Mujid melalui ponselnya, Rabu (22/6)

Alasan lain pemberhentian, tambah Ketua DPC PDIP ini, dari hasil rapat BK terungkap bahwa tindakan yang berangkutan telah melanggar tatib dan kode etik dewan.

Selain Muhammad Nasir, Nur Hudi yang diduga sebagai mengundang hajatan berujung penistaan agama itu juga sebagai teradu. Hanya saja BK belum ada keputusan, karena juga menunggu proses hukum.

"Terkait Nur Hudi, BK belum ada keputusan. Karena menunggu pihak lain atau aparat penegak hukum, terkait kasus yang sekarang dalam penyidikan," ujar Wakil Ketua DPRD ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur dihebohkan dengan beredarnya video ritual  pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing melalui media youtube dengan judul "Viral ! Video Pria asal Gresik Menikahi Seekor Domba, Alasannya Dapat Wangsit".

Video berdurasi 4.07 menit  itu terjadi di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik,  Minggu (5/6).

Pesanggrahan tersebut, diketahui milik Nurhudi Didin Arianto, atau yang akrab disapa Ki Ageng Gus Nur Hudi, anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem. (san)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar