Ganti Rugi Rp 10 Juta per Sapi yang Terkena PMK untuk Peternak UMKM

Kamis, 23 Juni 2022 16:22 WIB

Share
Ganti Rugi Rp 10 Juta per Sapi yang Terkena PMK untuk Peternak UMKM
Beberapa sapi milik,Suwandi peternak Junrejo yang mati diduga karena terjangkit penyakit PMK

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk mengganti hewan ternak khususnya sapi milik peternak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dimusnahkan paksa karena terpapar wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Terkait dengan pergantian terutama terhadap hewan yang dimusnahkan atau dimatikan paksa, pemerintah akan menyiapkan ganti terutama untuk peternak UMKM yaitu sebesar Rp 10 juta per sapi," kata Menteri Koodinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dalam konferensi pers dipantau dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (23/6).

Sebagai informasi, wabah penyakit mulut dan kuku telah menyebar ke 19 provisi dan 215 kabupaten/kota per Kamis, 23 Juni pukul 14.32 WIB. Secara rinci, hewan ternak yang sakit sebanyak 232.020 ekor.

Sedangkan, hewan ternak yang sembuh sebanyak 75.125 ekor. Kemudian hewan ternak yang dipotong bersyarat sebanyak 2.248 ekor dan hewan yang mati sebanyak 1.330 ekor.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPR Sudin menyarankan agar sapi yang telah terkena penyakit PMK segera dimusnahkan dan pemerintah mengganti rugi atas sapi yang dimusnahkan tersebut.

“Sapi perah udah anjlok produksinya 50%. Saya inginkan ayo kita sama-sama bagaimana solusinya," ujar Sudin.

Ketua Umum Komunitas Sapi Indonesia (KSI) Budiono meminta pemerintah mesti menyediakan anggaran yang cukup besar. Baik dalam pengadaan vaksin PMK dan pelasanaan vaksinasinya, operasional pengawasan lalu lintas ternak, tindakan pengobatan, maupun bantuan supporting untuk para peternak yang terdampak PMK.

Selain itu, KSI meminta pemerintah bisa memberikan insentif/kompensasi kepada para peternak yang hewannya sudah tertular PMK dan mati karena PMK

“Karena masih dimungkinkan bahwa PMK ini semakin meluas dan penanganannya dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama,” ucap Budiono.**

Reporter: Admin Jatim
Editor: Srumekso
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar