Setelah Viral Polisi Dalami, Ternyata Kakek Sunardi Mengaku Diupah Uang Mainan Itu Prank

Selasa, 21 Juni 2022 09:30 WIB

Share
Setelah Viral Polisi Dalami, Ternyata Kakek Sunardi Mengaku Diupah Uang Mainan Itu Prank

POSKOTA JATIM- Viral Video Kakek Sunardi diupah menggunakan uang mainan di media sosial telah  mengundang simpati warganet, namun setelah polisi mendalami ternyata beda fakta.

Setelah polisi melakukan penyelidikan, Kakek Sunardi ternyata berbohong mengenai uang mainan tersebut.  Ia mengakui bahwa pernyataannya diupah mengunakan uang mainan setelah menebang tebu adalah dusta. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, Senin (20/06/2022).

 

"Petugas kami yang dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim, Ipda Andy Ruswandy, langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari video yang viral di jagat dunia maya," katanya 

Hasil dari penyelidikan tersebut, lanjut AKP Wido, didapatkan fakta tidak benar uang mainan sebanyak Rp450 ribu tersebut berasal dari uang gajian tebang tebu seperti menurut pengakuan sang kakek di dalam video.

 

 

Lebih lanjut, kakek Sunardi (72), warga Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, dengan didampingi polisi,  meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, Senin (20/6/2022) malam,

"Saya nemu di pinggir jalan, bukan hasil tebang tebu di PT GM. Jadi, itu semua adalah rekayasa saya sendiri. Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sebesar-besarnya dan tak akan saya ulangi lagi. Saya berjanji," kata Sunardi pada video, yang beredar di media sosial tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar