Setelah Menderita Banyak Korban, Rusia Tuntut Tiga Hal ke Ukraina untuk Akhiri Perang

Senin, 7 Maret 2022 22:43 WIB

Share
Kota Kharkiv rata dengan tanah akibat bombardir Rusia/IST
Kota Kharkiv rata dengan tanah akibat bombardir Rusia/IST

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Rusia menuntut Ukraina menyerahkan tiga wilayah utama untuk mengakhiri perang setelah pasukan Putin menderita kekalahan 'berat' di kota yang direbut kembali

Rusia telah mengeluarkan daftar tiga tuntutan utama pada Ukraina untuk mengakhiri perang, meskipun pasukan Ukraina merebut kembali sebuah kota setelah mengusir pasukan Putin.

Seorang juru bicara Kremlin menyerukan agar Ukraina menghentikan aksi militer, mengubah konstitusinya menjadi negara netral, mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia dan mengakui republik separatis Luhansk dan Donetsk.

Dmitry Peskov mengatakan kepada Reuters bahwa Rusia telah mengatakan kepada Ukraina bahwa pihaknya siap untuk menghentikan aksi militernya "dalam sekejap" jika Kyiv memenuhi persyaratannya.

Dan dia bersikeras Rusia tidak mencari klaim teritorial lebih lanjut di Ukraina.

"Kami benar-benar sedang menyelesaikan demiliterisasi Ukraina," katanya. "Kami akan menyelesaikannya. Tetapi yang utama adalah Ukraina menghentikan aksi militernya.

"Mereka harus menghentikan aksi militer mereka dan kemudian tidak ada yang akan menembak. Mereka harus membuat amandemen konstitusi mereka yang menurutnya Ukraina akan menolak setiap tujuan untuk memasuki blok mana pun.

"Kami juga telah berbicara tentang bagaimana mereka harus mengakui bahwa Krimea adalah wilayah Rusia dan bahwa mereka perlu mengakui bahwa Donetsk dan Lugansk adalah negara merdeka. Dan hanya itu. Itu akan berhenti sebentar lagi."

Bulan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak klaim teritorial Rusia dalam pidatonya kepada rakyatnya menjelang invasi pada 24 Februari.

"Baik Donbas dan Krimea akan kembali ke Ukraina," katanya. "Eksklusif melalui diplomasi. Kami tidak melanggar batas atas apa yang bukan milik kami, tetapi kami tidak akan menyerahkan tanah kami."

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler