Rusia Rekrut Petempur Suriah yang Teruji Selama Konflik di Suriah

Senin, 7 Maret 2022 15:53 WIB

Share

POSKOTA JATIM- Rusia kini dilaporkan merekrut warga Suriah untuk bertempur di area perkotaan Ukraina. Hal ini karena Rusia akan bertempur intens di jalanan saat merebut kota-kota besar di Ukraina.

Informasi disampaikan oleh pejabat Amerika Serikat (AS) tersebut juga tidak menyebut jumlah petempur Suriah yang bakal ikut serta, Seperti dilansir BBC, Senin (7/3/2022).

Informan yang tidak mau disebutkan namanya, hanya menyebut beberapa petempur dari Suriah telah melakukan perjalanan ke Rusia dan tengah bersiap untuk dikerahkan ke Ukraina.

 

Terkait perekrutan petempur oleh Rusia, ternyata juga dilaporkan oleh sejumlah media lokal Suriah, salah satunya Deir Ezzor. Media ini menyebut bahwa Rusia menawarkan gaji sebesar US$ 200 - 300 (sekitar Rp 2,8 juta hingga Rp 4,3 juta) bagi para sukarelawan dari Suriah 'untuk pergi ke Ukraina.

Para pejabat Rusia, menurut Wall Street Jurnal (WSJ), disebut meyakini pengerahan para petempur asal Suriah telah teruji kemampuannya selama konflik sipil Suriah, akan menambah kekuatan dalam upaya Rusia merebut kota-kota penting di Ukraina, termasuk ibu kota Kiev.

 

Diketahui bahwa Rusia telah mengerahkan pasukan militernya ke wilayah Suriah sejak tahun 2015, untuk membantu rezim pemerintah Suriah melawan pasukan oposisi dan kelompok pemberontak dalam konflik yang pecah sejak tahun 2011.

"Langkah itu menunjukkan potensi eskalasi pertempuran di Ukraina," sebut WSJ dalam laporannya yang mengutip empat sumber pejabat AS tersebut, seperti dilansir Hindustan Times.

Sementara itu, laporan terpisah menyebut para veteran militer Israel telah muncul untuk membantu Ukraina melawan pasukan Rusia.**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler