Polres Blitar Kota Gelar Vaksinasi Massal, Tiap Peserta Vaksin Diberi Bantuan Minyak Goreng 1 Liter

Sabtu, 26 Februari 2022 17:21 WIB

Share
Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK.M.Si saat memberikan keterangan pada kegiatan Gelar Vaksinasi Massal (Foto: Ari Poskota Jatim)
Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK.M.Si saat memberikan keterangan pada kegiatan Gelar Vaksinasi Massal (Foto: Ari Poskota Jatim)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Warga masyarakat Kota Blitar berduyun-duyun datangi gedung Patria Kota Blitar tadi pagi sejak pukul 08.00 WIB pada Sabtu (26/2/22).

Kedatangan warga masyarakat guna mengikuti baksinasi massal yang di gelar oleh Polres Blitar Kota, mereka langsung mendaftarkan pada petugas yang berada di pintu masuk gedung Patria setelah menerima nomer urut untuk di lakukan suntik vaksin.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK.M.Si saat memberikan minyak goren satu liter pada peserta setelah melakukan vaksin (Foto: Ari Poskota Jatim)


Sedang vaksinasi dengan tema Vaksinasi Lanjutan (Bosster) Presisi ini merupakan Vaksinasi kelanjutan dari sebelumnya yakni dosis AstraZeneva Dosis pertama, kedua dan Bosster.

Dan setelahnya mereka mendapatkan Suntikan Vaksinasi, para peserta pulang lewat pintu Barat Gedung Patria disana sudah ada para anggota Polwan dan ASN memberikan satu liter Minyak Goreng yang dalam kemasan botol plastik.

"Duuh terima kasih pemberian Minyak Goreng gratis, tadi saya kira itu dijual karena dijejer rapi di atas meja, terima kasih Bu dan bapak Polisi," tutur Umiyarni (50) warga Kelurahan Pakunden Kec.Sukorejo Kota Blitar kepada Petugas yang bagi bagikan Minyak Goreng.

Bahkan kedatangan mereka dijemput oleh mobik pick up Dinas Polsek untuk diantar ke Gerai Presisi Gedung Patria, seperti beberapa warga Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar  diantar oleh Petugas Polsek Nglegok, karena rumahnya ada yang berada di Kawasan Lereng Kelud yang ikut wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Tampak Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK.M.Si yang didampingi Kabag Ops. Kimpol Hari Sutrisno, serta para PJU dan Kasat, tak ketinggalan para Kapolseknya menyambut para warga masyarakat yang ikut vaksinasi massal tersebut, bahkan ada nenek sepuh dengan naik kursi roda didorong petugas memasuki gedung untuk vaksin, setelah turun dari mobil kekuarga.

"Matur suwun pak Polisi, ibu saya sudah tiga kali ini ikut suntik vaksin, karena ingin ibu saya tetap sehat," kata Musriati (43) warga Kelurahan  Ngadirejo Kec.Kepanjenkidul Kota Blitar, kepada Kapolres saat menyambut Nenek di depan gerai vaksin.

Sementara itu Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono kepada wartawan, dengan di selenggarakan vaksinasi massal ini merupakan Vaksinasi Lanjutan (Bosster).

Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK.M.Si saat menyambut nenek yang dikursi roda (Foto: Ari Poskota Jatim)


"Dengann Vaksinasi massal ini merupakan percepatan Vaksinasi, karena Vaksinasi ada masa kadaluarsanya, dan ingat tidak ada efek lain, termasuk vaksin AstraZeneca dosis pertama dan kedua," kata AKBP Argo, setelahnya secara simbolis membagikan migor gtatis kepada warga,

Disinggung atas memberikan bantuan kepada warga yang ikut vaksin berupa satu liter migor, mantan Kadubdit.Hukum Dirlantas Polda Metro Jaya ini menjelaskan, bahwa disediakan bantuan Minyak Goreng tersebut adalah kerja samanya dengan pihak Disperindag Kota Blitar, AKBP Argo menambahkan bahwa hari ini disediakan 1000 liter Migor dalam kemasan botol plastik yang diperuntukan bagi 1000 peserta vaksinasi massal.

"Mudah mudahan dengan vaksinasi ini, sekaligus untuk menjaga kesehatan warga masyarakat, walau kita masuk level I untuk itu kita pertahankan bersama, dengan harapan kedepannya warga masyarakat kesehatanya terjaga, untuk bantuan Migor ini sekaligus untuk mengurangi sedikit terhambatnya pendistribusian migor di masyarakat," terang AKBP Argo sambil menyalami seorang bapak yang menerima migor.

Peserta vaksinasi di Gedung Patria Polres Blitar Kota (Foto: Ari Poskota Jatim)


Dan masih menurut Pamen Polisi yang senang Puasa Senin Kamis ini menerangkan, untuk migor itu bukan kelangkaan, hanya karena keterlambatan pendistribusianya, maka kita bersama pemerintah Daerah juga TNI terus mengawasi dan memantau pendistribusian para Dstributor Minyak Goreng. (Ari)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler