Dwi Wahyu : Kami Dukung Pasar Tiban di Danurejan Sebagai Penyangga Wisata Malioboro

Minggu, 20 Februari 2022 13:10 WIB

Share
RB Dwi Wahyu Budiyantoro, S.Pd, M.Si Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY (Foto.@dwi_budiyantoro)
RB Dwi Wahyu Budiyantoro, S.Pd, M.Si Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY (Foto.@dwi_budiyantoro)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Setelah penataan kembali serta relokasi pedagang kaki lima di kawasan Malioboro, konsep pedestrian yang disajikan semakin nyaman, dinikmati oleh wisatawan.

Suasana saat ini semakin lega tertata bersih dan rapi, bangku taman yang terpasang di tepian jalan tersebut, bisa dimanfaatkan istirahat para pelancong.

Mengantisipasi semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Jogja, perlu diperhatikan pula wilayah penyangga kawasan wisata Malioboro.

Produk olahan buah Jambu di Danurejan (Foto: Istimewa)


Seperti yang dijelaskan RB Dwi Wahyu Budiyantoro, S.Pd, M.Si Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY bahwa, perlunya penyangga wisata, yang bisa dimanfaatkan warga setempat.

"Saya sangat mendukung pasar tiban yang diadakan di Danurejan ini, selain lokasinya yang masih termasuk ring satu, pelaku UMKM bisa manfaatkan berjualan, dari dampak kunjungan wisatawan yang ke Malioboro," ujarnya.

Selama ini pasar tiban Danurejan masih bersifat temporer, hanya diadakan tiap hari Minggu. Sajian yang ditawarkan adalah produk olahan buah Jambu, sesuai sebutan daerah RW 3 ini adalah Kampung Jambu.

Dwi Wahyu berharap pasar tiban tersebut bisa dikelola dengan baik, kualitas produk serta pelayanannya harus diperhatikan, agar tidak mengecewakan pembeli.

"Ini produk olahan jambu sudah bagus, legalitas produk PIRT dan sertifikat halal juga ada. Harapan nya di kelurahan lain yang masuk Kemantren Danurejan bisa gabung disini," harapnya.

Sementara Lurah Suryatmajan, Gus Weda Satriya berharap pasar tiban di Kampung Jambu ini, bisa meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

"Olahan dari buah Jambu, yang dibuat warga ini berupa setup jambu, dodol jambu dan lainnya, semoga diminati wisatawan. Yang tentunya nanti bisa menjadikan pendapatan tambahan bagi warga," ungkapnya. (GG)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler