Terjadi Pencurian Sepeda Motor Dengan Modus Penipuan Di Blitar

Selasa, 25 Januari 2022 16:47 WIB

Share
Korban saat melapor ke Polsek Kepanjenkidul tadi pagi (Selasa 25/1/22) (Foto: Ari Poskota Jatim)
Korban saat melapor ke Polsek Kepanjenkidul tadi pagi (Selasa 25/1/22) (Foto: Ari Poskota Jatim)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Maraknya pencurian Motor di Wilkum Polres Blitar Kota menjadikan atensi khusus Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono SH S.IK M.Si, untuk itu pihaknya terus lakukan penyelidikan dan hidupkan lagi Kring Serse di wilayahnya.

Kali ini yang terjadi pada Minggu malam (23/1/22) aksi pelaku tidak dengan cara mencuri tetapi dengan cara menipu korbanya, kejadian yang terjadi di Jalan Ir. Sukarno Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar itu korbanya harus kehilangan motor dan HP nya.

Seperti kejadian yang di alami VF (13) dan YV (15), pelajar warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo Kota Blitar harus kehilangan motornya Honda Scoopy dengan nopol. AG 6344 QB milik VF dan ponsel milik YV amblas dibawa kabur dua pria tak dikenal.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Kepanjenkidul Kompol Lahuri SH, dengan jelas beberkan kejadian itu, dan korban baru melapor tadi pagi (Selasa 25/1/22).

Menurut Lahuri kejadian itu berawal, saat kedua korban berboncengan naik motor Honda Sqopy AG 6344 QB, keduanya keliling kota pada Minggu malam, sesampainya di Jalan Ciliwung, kedua korban dihentikan dua orang laki-laki yang tak dikenalnya, yang juga mengenkendarai motor berboncengan.

Dan keduanya yang diduga pelaku pura-pura bertanya kepada korban, apakah melihat orang berkelahi di sekitar Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, selanjutnya kedua pelaku minta tolong kepada korban untuk diantarkan ke kawasan PIPP.

Pelaku dan korban dengan menaiki sepeda motor sendiri-sendiri dari Jl Ciliwung menuju ke kawasan PIPP, tetapi saat ditengah perjalanan tepatnya di Jalan Serayu masih di kawasan Kelurahan Kepanjenkidul yang menuju PIPP.

Pelaku meminta korban berhenti dan minta salah satu korban menunggu di lokasi (Jalan Serayu), sedangkan satu korban lagi diminta ikut mengantarkan untuk menjemput teman pelaku di PIPP.

Agar percaya, pelaku memberikan sebuah ponsel dalam kondisi mati kepada salah satu korban yang menunggu di Jalan Serayu, untuk menghubungi sewaktu-waktu dan teman korban menuju ke PIPP.

"Ternyata salah satu korban yang diajak menjemput teman pelaku di PIPP diajak putar-putar sampai di Jalan Ir Soekarno, dan pelaku menurunkan korban," tambah Kompol Lahuri, seijin Kapolres Bltar Kota AKBP Argowiyono.

Setelah kedua pelaku berhasil membawa sepeda motor dan meminta ponsel korban, pelaku kepada korban akan menjemput teman korban satunya yang tadi sempat ditinggal di Jalan Serayu, jadi kedua korban keberadaanya terpisah, yang satu berada di Jalan Serayu dan yang satunya di jalan Ir. Sukarno.

Atas kejadian itu Kompol Lahuri, pihaknya masih menyelidiki kasus penipuan sepeda motor itu, termasuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi.

"Kami melacak sepeda motor yang dipakai pelaku, kebetulan ada dukungan, rekaman CCTV di traffic light Jalan Ciliwung, tapi untuk nomor polisi kendaraan milik pelaku tidak begitu terlihat jelas," pungkas Kompol Lahuri di kantornya. (Ari)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler