Bupati Gresik Tutup Videography Competition Dinas KBP3A

Sabtu, 27 November 2021 15:12 WIB

Share
Gus Yani menyerahkan hadiah untuk pemenang. (Foto: Istimewa)
Gus Yani menyerahkan hadiah untuk pemenang. (Foto: Istimewa)

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Gelaran Videography Competition yang dihelat Komunitas Anak Gresik di bawah naungan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Gresik diakhiri dengan diserahkannya sejumlah penghargaan untuk para juara kompetisi.

Penghargaan yang diserahkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berupa piala dan uang tunai Rp. 5 juta kepada Young Generation (Y-Gen) sebagai juara 1 dengan kreasi videography  berjudul ‘Untuk Sena’

Sedangkan juara 1 pembuatan videography bertemakan stop kekerasan terhadap anak, dimenangkan Project Nusa dengan videography berjudul ‘Sintas’.

Bupati yang didampingi Kepala Dinas KBP3A  drg Syaifudin Ghozali, juga menyerahkan hadiah kepada juara 2, 3 dan serta juara harapan pada event  Awarding Kidtion 2021 di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Sabtu (27/11).

Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, mengaku bangga atas antusias dan kreatifitas pelajar Gresik dalam pembuatan videography yang bertemakan stop kekerasan terhadap anak.

“Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi anak-anak ke depan dan ini harus difasilitasi Dinas KBP3A sebagai bekal anak-anak dan remaja,” kata Gus Yani.

Beberapa tantangan yang dimaksud, yaitu tantangan kemajuan teknologi, pandemic covid yang belum usai, ekonomi dan tantangan milenial.

Kadis KBP3A Gresik, Syaifudin Ghozali mengatakan lomba yang dibuka sejak awal Agustus 2021 ini diikuti 139 anak dan remaja pelajar yang terbagi dalam 27 tim.

Event bertajuk Awarding Kidtion 2021 Kabupaten Gresik ini, adalah ajang kompetisi kreasi pembuatan video.

“Dari video yang masuk, peserta  banyak memahami tema Stop Kekerasan Terhadap anak. Mereka banyak memberikan solusi dari sudut pandang mereka,” katanya.

Ketua Panitia Ricky Adit Maulana didampingi Kabid Perlindungan Perempuan, Anak dan Pengarustamaan Hak Anak, Soerati Mardiyaningsih mengatakan peserta terbagi dalam 2 kategori yaitu usia 13-15 tahun (pelajar SMP) diikuti 15 tim., Dan kategori usia 16-17 tahun diikuti 12 tim. (san)**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar
Berita Terpopuler