Nikita Mirzani Tersandung Masalah Saat Posting Di Medsos Tik Tok

Jumat, 22 Oktober 2021 21:07 WIB

Share
Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Nikita Mirzsni tersanduk dengan video yang viral dalam postingannya di konten media sosial Tik Tok, dengan hal tersebut celebriti yang kontroversial ini mendapat kecaman setelah videonya viral di Tik Tok.

Salah satu di akun Twitter Haji Umar Syadat Hasibuan, video yang menghebohlan tersebut diunggahnya, konten itu artis janda anak tiga itu didalam videonya telah melafalkan niat shslat Maghrib, nsmun diakhiri dengan tertawa.

"Ushalli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aala. Takbir!" ujar Niki yang disusul dengan tertawa ngakak.

Netizen ternyata menyoroti ekspresi dan cara membaca yang membuat Nikita banjir protes. Aktris 35 tahun ini dianggap mempermainkan shalah satu rukun salat tersebut.

@UmarHasibuann75 - Nih manusia maunya apa sih sampai niat sholat dia bikin olok2an gini

Sementara itu jika dilihat dalam video itu Nikita memang tidak dalam kondisi ingin shalat. Ia tampak mengenakan pakaian warna kuning, bukan memakai mukena seperti seorang wanita yang ingin shalat. Namun hingga kini belum jelas maksud Niki merekam video itu hingga viral di akun orang lain.

Sementara itu, Edi Prastio selaku Ketua Umum Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) ikut buka suara terkait video Niki yang dianggap mempermainkan niat salat tersebut dan menyayangkan aksi Nikita.

Edi memberikan keterangan secara tertulis, PADI memberikan Irsyadat Wattaujihat pada Nikita Mirzani, bahwa sesama muslim akan saling mengingatkan, apalagi bertepatan dengan Hari Santri

Edi sangat menyayangkan atas ucapan Nikita Mirzani saat membuat konten di media sosial Tik Tok, bahwa kata-kata ALLAH SWT terkesan dibuat jadi bahan guyonan ataupun ledekan.

Edi mengatakan, bahwa bacaan shalat menjadikan sebagai candaan yang sangat tidak pantas untuk ditonton publik.

Edi memposisikan sebagai perwakilan PADI, memberi peringatan pada Nikita Mirzani agar tidak membuat konten yang akan berpotensi dapat menyinggung dan apalagi mendiskreditkan agama di kemudian hari.

Terakhir dalam pernyataan Edi, dalam menyambut Hari santri, agar menjaga dalam ucapan,  perilaku serta akhlak dengan baik, dalam menjalani di kehidupan nyata apalagi di dunia media.**

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar