Grup Musik SLB Autisma YPPA Padang Raih Penampilan Terfavorit di Lomba Tingkat Nasional PMB UNAIR 2021

Rabu, 13 Oktober 2021 21:03 WIB

Share
Grup Musik SLB Autisma YPPA Padang saat ikuti Psikologi Mencari Bakat UNAIR Tahun 2021 (Dok. Istimewa)
Grup Musik SLB Autisma YPPA Padang saat ikuti Psikologi Mencari Bakat UNAIR Tahun 2021 (Dok. Istimewa)


JATIM.POSKOTA.CO.ID - Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-38, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) Surabaya menggelar Psikologi Mencari Bakat UNAIR Tahun 2021 (PMB UNAIR 2021).

Event ini merupakan  ajang pencarian bakat tingkat nasional yang dikhususkan bagi Anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan tujuan dasar untuk mewadahi dan mengapresiasi keistimewaan ABK.

Grup musik Sekolah Luar Biasa Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak - Padang (SLB Autisma YPPA Padang) berhasil meraih Penampilan Terfavorit Bidang Seni Musik Kategori SMP-SMA pada lomba tersebut, grandfinalnya digelar secara virtual pada Sabtu, 9 Oktober 2021.

Grup musik SLB Autisma YPPA Padang yang mengikuti PMB UNAIR 2021 tersebut memiliki 3 personal; Raimond Ainda pemegang drum, Hafiz Fawwaz Muhammad pemegang talempong ritem, dan Dian Nozarianda Alfath pemegang talempong melodi.

Pada babak penyisihan mereka menampilkan kolaborasi musik 2 warna, musik tradisi Minang dan modern, berjudul Dayuang Palinggam, pada grand final mereka membawakan Andam Oi Andam. 

Untuk mengikuti PMB UNAIR 2021, grup musik SLB Autisma YPPA Padang dilatih oleh Fajrul Khairi Syah, S. Pd, guru musik mereka bersama Prima Hari, S. Pd. salah seorang alumni siswa sekolah tersebut yang telah menyelesaikan kuliahnya di Program Studi Pendidikan Musik, FBS, Universitas Negeri Padang. Kesuksesan mereka di lomba tersebut juga didukung oleh Puput Deswita, S. Pd. yang berperan dalam pengambilan video, serta seluruh guru, Tim YPPA Padang, dan orang tua siswa. 

Rini Yanty, S. Pd, Kepala SLB Autisma YPPA Padang saat diwawancarai pada Rabu (13/10/2021) mengatakan, PMB UNAIR 2021 digelar sejak 23 Agustus 2021, lomba tersebut sangat membantu peserta didik untuk mengeksplor kemampuan mereka dalam berbagai bidang. Lomba-lomba seperti ini dapat menimbulkan kepercayaan diri ABK.

Ia berharap ke depannya pihak penyelenggara agar lebih dapat mensosialisasikan kegiatan tersebut ke seluruh SLB di Indonesia melalui media sosial. Tahun 2021 ini jumlah peserta yang ikut sebanyak 160. Peserta yang masuk grand final terseleksi 20 peserta, 10 dari kategori TK-SD dan 10 kategori SMP-SMA.

“Event-event seperti ini merupakan kesempatan emas bagi guru sekolah luar biasa dalam menyalurkan bakat serta minat yang dimiliki oleh peserta didiknya. Melalui wadah ini ABK akan lebih dikenal oleh masyarakat dan tidak dipandang sebelah mata dengan segala kelebihannya.

Masyarakat pun akan mempunyai mindset dan cara pandang yang positif terhadap ABK itu sendiri. ABK hanya butuh kesempatan dan peluang yang seluas-luasnya dalam memperoleh hak yang sama sebagai bagian dari anak bangsa. Kegiatan ini sangat berdampak positif baik bagi ABK, orang tua, maupun pihak sekolah,” kata Rini Yanty.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar