Nasib Tragis Ayu Lembah Permaisuri Amangkurat III, Dibunuh  Ayahnya karena Selingkuh
Sabtu, 25 September 2021 13:15 WIB
Share
Amangkurat III memerintahkan hukuman mati pada Raden Ayu Lembah (istrinya) dan Raden Sukra (anak dari seorang pejabat yang berselingkuh dengan Raden Ayu Lembah) pada tahun 1703, sementara Raden Sotjo Koesomo, yang mencoba memberontak, dikurung dalam sebuah sangkar dan dipamerkan di alun-alun. Konon, Pakubuwana I, yang merupakan ayah Raden Ayu Lembah, dipaksa Amangkurat III untuk menghukum mati putrinya, seperti yang tergambar di lukisan yakni digantung /IST/musium Leiden

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Perselingkuhan ternyata sudah ada sejak zaman dulu. Peristiwa ini bisa menimpa siapa saja, orang biasa, politikus dan pada masa lalu malah dilakukan oleh permaisuri raja.

Ayu Lembah adalah seorang Permaisuri istri dari Amangkurat III dari Kesultanan Kertasura Mataram, ia sendiri merupakan putri Pangeran Puger, permaisuri ini dikisahkan wafat tragis sebab kepergok selingkuh dengan seorang laki-laki muda anak Patih Sindureja.

Perselingkuhan Ayu Lembah dengan anak Patih Kerajaannya ini dikisahkan dalam babad tanah Jawi. Ayu Lembah sejak muda sudah dinikahi oleh Raden Mas Sutikna, seorang Adipati Anom di Kesultanan Kertasura Mataram.

Raden Mas Sutikna adalah anak dari Amangkurat II, sehingga ketika ayahnya wafat, ia melanjutkan tahta sebagai Raja di Kesultanan Kertasura. 

Ketika menjadi Raja Kertasura, Raden Mas Rahmat bergelar Sri Susuhunan Amangkurat Mas, dalam sejarah Amangkurat Mas ini dikenal juga sebagai Amangkurat III.

Dengan diangkatnya Raden Mas Sutikna menjadi seorang Raja, maka secara otomatis Ayu Lembah naik kedudukannya menjadi seorang permaisuri. Ia menjelma menjadi seorang wanita berpengaruh di Keraton selain Raja, ia dihormati dan tiada siapapun  yang berani membantah permintaannya.

Tidak ada penjelasan mengapa Ayu Lembah berselingkuh, akan tetapi menurut catatan sejarah, ia menikah dengan sepupunya Mas Sutikna bukan atas dasar cinta, melainkan akibat perjodohan keluarga, karena memang begitulah pada umumnya wanita tempo dulu meski ia seorang ningrat.

Selain itu, perselingkuhan Ayu Lembah dengan anak patih kerajaannya itu ada kemungkinan disebabkan oleh ketidak puasannya pada masalah jasmaniah yang diberikan suaminya. 

Sebagaimana diketahui bahwa Amangkurat III ini dikisahkan sebagai laki-laki congkak tidak ada romantis-romantisnya, selain itu Amangkurat III juga dikenal sebagai Raja yang fisiknya cacat, oleh sebab itu Raja ini juga dijuluki sebagai Pangeran Kencet, karena ia cacat sejak lahir di bagian tumitnya..

Ayu Lembah untuk bertualang mencari sosok laki-laki yang dapat memenuhi hasrat jasmaniahnya.  Niatan ini semakin mudah terwujud karena ia seorang Permasiuri, sosok manusia terkuat kedua setelah Raja yang kehendaknya dapat mudah dicapai bila ia menginginkan sesuatu.

Halaman
1 2