Puasa Sunnah Ayyamul Bidh di Bulan Safar 1443H, Berikut Jadwal dan Bacaannya

Sabtu, 18 September 2021 15:55 WIB

Share
ilustrasi foto: pexels

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Dalam menjalankan sunnah, banyak keutamaan puasa sunnah dalam bulan Safar yang bisa diteladani makna di dalamnya.

Dalam kalender tahun Hijriah bulan Safar merupakan bulan kedua setelah bulan Muharram.

Sayangnya sebagian masyarakat Jawa memaknai bulan Safar dimaknai bulan yang penuh dengan kesialan.

Sehingga tidak ada orang yang melaksanakan hajatan besar seperti pernikahan pada bulan ini.

Pada hal di Bulan Safar ini banyak keutamaan yang dapat kita teladani di dalamnya.

 

Sebagaimana dikatakan Rasulullah SAW bahwa tidak ada bulan dipenuhi kesialan melainkan semua bulan adalah kebaikan dari Allah SWT.

"Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa” (HR. Bukhari).

Di dalam Bulan Safar, juga tedapat amalan sunnah berupa puasa yang bisa dilaksanakan pada Bulan Safar.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dianjurkan dilaksanakan pada Bulan Safar.

Untuk pelaksanaan Ayyamul Bidh bisa dilaksanakan di Bulan Safar Tahun 1443 Hijriah saat ini.

 

Sesorang yang melaksanakan puasa Ayyamul Bidh akan mendapatkan pahala yang besar, yaitu sama besarnya seperti Puasa dalam setahun penuh.

Dalam kitab HR Bukhari nomor 1979 dikatakan, puasa selama tiga hari setiap Bulan, adalah seperti Puasa sepanjang tahun.

Rasulullah SAW mengajarkan pelaksanaan dilaksanakan pada tanggal 13, 14, 15 setiap bulan Qamariyah (tahun Hijriyah), yaitu:

1. 13 Safar 1443 H, atau 20 September 2021
2. 14 Safar 1443 H, atau 21 September 2021
3. 15 Safar 1443 H, atau 22 September 2021

Dalam tanggal itu umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakannya puasa sunnah Ayyamul Bidh.

Biasanya puasa Ayyamul Bidh juga sering diartikan dengan puasa hari-hari putih.

Karena pada hari itu, bertepatan dengan kondisi bulan yang terang sehingga malam terlihat bersinar seperti warna putih.

 

Berikut bacaan sebelum melaksanakan puasa Ayyamul Bidh:
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

“Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Rasulullah SAW juga tidak pernah melewatkan Puasa setiap hari Senin dan Kamis, karena pada hari itu amalan-amalan manusia diangkat ke langit.

Dari Abu Hurairah R.A, Rasulullah SAW bersabda:
“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no 747). (*)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler