Pariwisata Banyuwangi Akan Segera Dibuka, Namun Ada Syarat

Rabu, 8 September 2021 23:56 WIB

Share
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandan Dok Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandan Dok Pemkab Banyuwangi

POSKOTA JATIM- Turunnya status PPKM Kabupaten Banyuwangi ke Level 2 menjadi harapan bagi pelaku Pariwisata Banyuwangi yang akan segera dibuka namun tetap dengan berbagai ketentuan.

"Kita semua bersyukur, tapi jangan lengah. Kalau nanti melonjak lagi, kita semua yang susah karena berpotensi ditutup lagi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, Rabu (8/9/2021).

“Saat ini di banyak negara muncul tren wisata balas dendam, revenge tourism, setelah sekian lama orang kesulitan berwisata. Akhirnya semua membeludak tak terkendali. Kita tetap harus disiplin,” lanjut Ipuk.

Ipuk juga berharap jangan sampai PPKM levelnya naik lagi ke Level 3 apalagi 4, karena nantinya wisata Banyuwangi bisa ditutup kembali.

Dibukanya pariwisata ini menurutnya membutuhkan komitmen dan kesadaran bersama. Mari patuhi dan jalankan semua persyaratan yang telah ditentukan," jelas Ipuk. 

Berdasarkan hasil rakor, menurut Ipuk, pariwisata Banyuwangi dijadwalkan akan dibuka kembali pada 10 September dengan berbagai ketentuan. 
1  Kapasitas pengunjung di destinasi wisata hanya 25 persen
2. Para pelaku wisata harus sudah divaksin.
3. Tiap destinasi wisata harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau memakai barcode/menunjukan sertifikat vaksin bagi para pengunjung sebagai syarat masuk destinasi wisata. 

Ipuk mengatakan, pariwisata Banyuwangi di masa pandemi ini mengandalkan quality tourism, bukan mass tourism. "Kami minta kepada teman-teman pelaku wisata agar destinasi mengutaman quality tourism dengan mengejar kualitas wisata, bukan pada kuantitas pengunjung,"

 

Wakil Ketua Satgas yang juga Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, menambahkan pariwisata Banyuwangi bukan dilonggarkan.

"Ingat bukan dilonggarkan tapi dikendalikan. Jangan sampai lupa diri, sehingga membuat kasus Covid-19 naik lagi," kata Eko.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar