Ganda Campuran Malaysia Ingin Akhiri Paceklik Emas di Olimpiade Tokyo

Senin, 19 Juli 2021 19:38 WIB

Share
Ganda Campuran Malaysia Ingin Akhiri Paceklik Emas di Olimpiade Tokyo
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying

JATIM.POSKOTA.CO.ID - Pasangan ganda campuran nasional  Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying telah menetapkan pandangan mereka untuk mengakhiri kekeringan emas Malaysia di Olimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan dari 23 Juli hingga 8 Agustus.

Liu Ying bertekad untuk membuat Malaysia menjadi bangsa yang bangga jika dia dan Peng Soon memenangkan emas untuk Malaysia di Jepang.

“Untuk dapat memenangkan emas di Olimpiade akan memberi saya kegembiraan terbesar sepanjang karir saya.

“Saya tidak akan pernah bertahan selama ini tanpa dukungan terus menerus dari seluruh bangsa yang percaya pada kami,” katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh merek minuman rasa yoghurt Jepang, Yobick hari ini seperti dikutp Malay Mail.

Yobick telah menjadi sponsor bangga Peng Soon-Liu Ying sejak 2019.

Duo profesional itu harus puas meraih medali perak di Olimpiade Rio 2016 setelah kalah 14-21, 12-21 dari Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dari Indonesia di final showdown.

Sementara itu, Peng Soon berharap untuk menunjukkan kepada dunia penampilan terbaik mereka setiap kali mereka pergi ke lapangan di Musashino Forest Sport Plaza di Chofu, Tokyo.

Dia juga bersyukur menerima dukungan kuat dari keluarganya meskipun harus melewatkan waktu keluarga dan beberapa kesempatan dalam upaya untuk berkonsentrasi pada Olimpiade Tokyo.

“Dengan harapan mengakhiri kekeringan medali emas untuk Malaysia, saya akan mendedikasikan hasil Olimpiade Tokyo 2020 untuk semua orang yang percaya pada kami. Warga Malaysia, kemenangan ini untuk Anda,” katanya.

Peng Soon/Liu Ying tergabung dalam grup tangguh dengan peraih medali perak Kejuaraan Dunia 2019 dan unggulan kedua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping dari China, Mark Lamfuss/Isabel Hettrich dari Jerman dan Tan Chun Man/Tse Ying Suet dari Hong Kong di Grup D.

Halaman
Reporter: Admin Jatim
Editor: Arso Yudianto
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar